Digebrak “Slumdog Millionaire”

CELADOR FILMS / Kompas Images
Slumdog Millionaire

Oleh: Jimmy S Harianto

Sukses film ”Slumdog Millionaire” yang menyapu penghargaan di Golden Globe Awards di California, AS, 11 Januari pekan lalu, diperhitungkan bakal berlanjut di Inggris bulan depan, dan kemungkinan juga Piala Oscar. Tetapi, di India film ini menuai kritik.

Empat kategori penghargaan diraih film yang didasarkan atas sebuah buku yang ditulis seorang diplomat India, Vikas Swarup, tetapi ditangani sutradara Inggris, Danny Boyle, ini.

Selain memenangi penghargaan sebagai Film Terbaik (Best Film, Drama) dan Penyutradaraan Terbaik (Best Director) festival tersebut, Slumdog Millionaire juga menyabet penghargaan untuk kategori Best Screen Play melalui Simon Beaufoy serta Ilustrasi Musik (Best Original Score) lewat AR Rahman. Komponis ini bahkan tercatat sebagai orang India pertama yang mampu meraih penghargaan tersebut di Golden Globe.

Belum lagi, penghargaan sebagai film pilihan para kritikus (Critics’ Choice Awards), membuat film ini diperhitungkan bakal menuai sukses pula di arena penghargaan Piala Oscar, serta British Academy Film Awards (Bafta) bulan depan.

Di Bafta Film Awards, menurut BBC News, Sabtu (17/1), film yang menceritakan seorang remaja miskin yang mendadak jadi kaya gara-gara kuis How to be a Millionaire ini dinominasikan di 11 kategori penghargaan, termasuk di antaranya sebagai Film Terbaik dan Penyutradaraan Terbaik. Bafta Film Awards akan digelar di Royal Opera House di Covent Garden, London, 9 Februari mendatang. Sementara nominasi Piala Oscar baru akan diumumkan 22 Januari mendatang.

Dalam kesempatan penghargaan Golden Globe itu, aktris Kate Winslet juga menuai sukses, dengan dua penghargaan sebagai Aktris Terbaik dalam filmnya, Revolutionary Road, serta Aktris Pembantu Terbaik dalam The Reader.

Amitabh Bachchan

Film Slumdog Millionaire yang mengundang banyak pujian ini ternyata juga memancing kritik. Diberitakan, bintang Bollywood paling terkenal di India, Amitabh Bachchan, mengkritik, film ”SlumDog” ini sebagai film yang mencerminkan seolah India adalah ”negara di bawah garis kemiskinan Dunia Ketiga”.

”Jika SM (Slumdog Millionaire) mencerminkan India sebagai sebuah negara di bawah garis kemiskinan Dunia Ketiga—yang membuat kaum nasionalis dan para patriot tersinggung—nyatanya kemiskinan toh masih ada di negara paling maju sekalipun,” tulis Bachchan dalam blog-nya di dunia maya.

Selain dikenal sebagai bintang film paling terkenal di seantero India dan bahkan punya banyak pengagum di luar India, Amitabh Bachchan adalah juga pembawa acara populer Kaun Banega Crorepati—versi India dari kuis berhadiah uang miliaran, Who Wants to be a Millionaire.

Tetapi kemudian, aktor kawakan India yang telah membintangi 140 film sepanjang 40 tahun kariernya itu membantah bahwa tulisan itu sebenarnya dibuat oleh orang lain.

Menurut Bachchan, ia semata-mata hanya menyampaikan komentar (yang bukan berasal darinya) guna memancing perdebatan di dalam blog yang memang dibikin oleh orang lain untuknya.

”Maka berkembanglah jadi lelucon kolosal! Tanpa membaca sendiri teks di dalam blog saya, atau memahami maksud di balik disebutnya ’Slumdog’, maka seluruh mesin penyalahgunaan itu seolah tertuju pada saya,” komentar Bachchan, yang menjadi host untuk tiga putaran pertama Kaun Banega Crorepati (Who Wants to be a Millionaire) ini.

Selain dirinya begitu dikenal di India, anaknya Abhishek Bachchan maupun anak menantunya, Aishwarya Rai Bachchan juga merupakan bintang-bintang Bollywood terkenal.

Sumber: Kompas, Minggu, 18 Januari 2009

Explore posts in the same categories: Film

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: