Suramadu Selesai 31 Persen

Pelaksana Proyek Yakin Selesai Akhir 2008

SURAMADU – Pembangunan Jembatan Suramadu sampai kini terus berlangsung. Menurut data konsultan proyek, pengerjaan jembatan senilai lebih dari Rp 3,6 triliun itu baru rampung sekitar 31 persen. Meski demikian, target penyelesaian yang dijadwalkan akhir 2008 diyakini bakal terpenuhi.

“Kami masih yakin target itu bisa terpenuhi. Doakan saja Jembatan Suramadu bisa beroperasi akhir 2008,” ujar Eko Prasetyo, team leader dari konsultan manajemen konstruksi Jembatan Suramadu.

Dia menjelaskan, penyelesaian 31 persen itu dihitung secara keseluruhan jembatan yang terdiri atas causeway, approach bridge, dan bentang utama (tengah).

Sesuai rencana, Jembatan Suramadu memiliki panjang keseluruhan 5,438 km. Nah, hingga kini, yang sudah digarap sepanjang 1,320 km. Saat ini, kata Eko, causeway Jembatan Suramadu yang terdiri atas 36 bentang di sisi Surabaya dan 45 bentang di sisi Madura tersebut telah selesai sebagian. Untuk sisi Surabaya, sudah diselesaikan 17 bentang dan 15 pilar. Untuk sisi Madura, telah selesai 16 bentang dan 15 pilar. “Targetnya, semua pilar selesai akhir tahun ini. Pelatnya sudah siap. Begitu pilar selesai, tinggal menopangkan pelat,” ungkapnya.

Pembangunan approach bridge dan bentang tengah jembatan dilakukan seiring penyelesaian causeway. Konstruksi approach bridge terdiri atas fondasi bored pile berdiameter 180 cm sepanjang 60-90 meter. Konstruksi bangunan itu menggunakan pre-stressed box girder beton. Terdapat tujuh bentang di masing-masing sisi dengan panjang setiap bentang 80 meter. “Sebagian pipa chasing untuk bored pile sudah dipasang, tinggal pengecoran dan pemasangan pelat,” ujar Eko.

Untuk konstruksi bentang tengah, saat ini dua menara (phylon) kembarnya telah selesai 100 persen. Namun, bagian jembatan yang lain sedang dikerjakan. Bentang tengah tersebut terdiri atas fondasi bored pile berdiameter 2,4 meter dengan panjang 75 meter dan dilengkapi dua menara kembar (phylon) setinggi 140 meter. Lantainya ditopang cable stayed dengan bentang berdimensi 192 meter + 434 meter + 192 meter. Ketinggian vertikal bebas untuk navigasi bentang tengah mencapai 35 meter.

Dari aspek konstruksi, pembangunan Jembatan Suramadu memang sudah tidak bermasalah. Begitu pula dari sisi pendanaan. Dari Rp 3,6 triliun total kebutuhan dana, sudah ada kepastian dan jaminan pencairan.

Seperti diketahui, sumber pendanaan Suramadu berasal dari tiga pos, yaitu APBN (Rp 1,56 triliun), APBD Jatim (Rp 400 miliar), dan bantuan investor Tiongkok (Rp 1,7 triliun).

Secara garis besar, investasi Rp 3,6 triliun itu terbagi menjadi empat peruntukan. Pertama, pembangunan causeway menghabiskan Rp 1,188 triliun. Kedua, pembangunan jalan akses sisi Madura dan Surabaya Rp 424 miliar. Ketiga, pembangunan bentang tengah diprediksi menelan Rp 1,776 triliun. Terakhir, Rp 173 miliar digunakan untuk keperluan lain-lain seperti supervisi dan desain. “Alhamdulillah, sampai kini semua berjalan sesuai rencana. Suramadu sudah tertata, baik kebutuhan dana maupun desain. Semua sudah siap,” tegas A.G. Ismail, pimpro Suramadu yang kini dipindah tugas menjadi kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I Medan.

Dia memang sangat berperan dalam pembangunan jembatan. Sejak awal, dia terlibat dalam desain maupun konstruksi. Bisa jadi, karena jasa dan prestasinya itu, Ismail kini naik pangkat dari pejabat fungsional menjadi pejabat eselon II Departemen PU Bina Marga. Dia kini membawahkan pembangunan jalan nasional di empat provinsi, yakni NAD, Sumut, Riau, dan Kepulauan Riau.

Meski konstruksi dan pendanaan sudah beres, pembebasan tanah untuk akses Suramadu sampai kini belum beres. Padahal, jembatan itu tidak akan bisa beroperasi optimal jika akses masih tersendat.

Kebutuhan lahan untuk pembangunan jalan di sisi Surabaya seluas 120.590 meter persegi. Di antara luas itu, yang sudah dibebaskan sekitar 77 persen dengan alokasi biaya dari APBD Jatim Rp 85,83 miliar. Lahan yang terkena proyek tersebut terdapat di lima kelurahan. Yakni, Tambak Wedi sudah tuntas 99,93 persen, Bulak 84 persen, Kedung Cowek sudah dibebaskan semua, Kedinding baru 52,94 persen, serta Kali Kedinding sudah 88,3 persen.

Untuk sisi Madura, total kebutuhan tanah seluas 657.819 meter persegi dengan rencana biaya Rp 29,91 miliar. Di antara luas itu, yang sudah berhasil dibebaskan sekitar 96 persen.

Kendala dalam pembebasan tergolong klasik, yakni perbedaan harga jual antara pemilik tanah dengan tim sembilan (tim pembebasan tanah). Warga meminta harga di atas kemampuan pemerintah. Penawaran tim sembilan Rp 2,2 juta per meter persegi. Itu sudah jauh melebihi SK wali kota yang hanya menetapkan ganti rugi Rp 1 juta sampai Rp 2 juta per meter persegi. Namun, warga masih bersikeras meminta ganti rugi lebih dari Rp 2,6 juta.

Lambannya pembebasan tanah untuk pembangunan akses Jembatan Suramadu itu membuat pemprov mengambil kebijakan baru. Alokasi anggaran yang belum terserap untuk proyek tersebut akan dialihkan untuk mendukung pembangunan jalan non tol menuju Bandara Baru Juanda. Nilainya lumayan besar, Rp 42 miliar.

Asisten I Pemkot B.F. Sutadi selaku koordinator pembebasan tanah berjanji terus melakukan pendekatan persuasif kepada warga yang belum bersedia melepas tanahnya untuk Suramadu. “Kami tidak tinggal diam. Upaya-upaya terus dilakukan,” tegasnya.

Dia juga mengaku siap menggunakan Perpres No 36/2005 yang memperbolehkan pencabutan hak tanah warga dengan ganti rugi sistem konsinyasi. “Tapi, kami tetap mengedepankan cara-cara musyawarah,” ujarnya. (cie/oni)

Sumber: Jawa Pos, Senin, 08 Jan 2007,

Explore posts in the same categories: Berita, Madura

2 Comments on “Suramadu Selesai 31 Persen”

  1. yudi gunawan Says:

    bagaimana mengetahui struktur organisasi dalam proyek suramadu?dan bagaimana karakteristik proyek ini?atau dimana saya dapat memperoleh data ini.
    terima kasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: