Universitas Multimedia Nusantara, Pencerahan di Abad Digital

Oleh: Nasrullah Nara

Niscaya, sebagian besar di antara mereka cenderung menyebutkan sederet nama program studi ilmu terapan. Seiring pesatnya rambahan peranti teknologi informasi pada tatanan kehidupan sehari-hari, hampir pasti, bidang teknologi tersebut menempati skala prioritas di antara program-program studi yang diincar.

Perubahan standar nilai peradaban telah meredupkan minat anak-anak muda untuk menekuni ilmu-ilmu murni atau sains, seperti Matematika, Fisika, Biologi, dan Kimia.

Ini memang baru semacam rekaan yang belum didukung data survei. Tentu saja sangat sah untuk diperdebatkan. Namun, secara empirik, menjamurnya program studi yang berkait dengan sistem informasi dan komunikasi di berbagai kampus sangat menguatkan rekaan itu.

Ketika kemudian kelompok usaha Kompas Gramedia berniat mendirikan Universitas Multimedia Nusantara (UNM) yang berfokus pada Information Communication Technology (ICT/Teknologi Komunikasi Informasi), merebaklah tudingan bahwa itu sebuah kelatahan.

Kamis (15/11) sore, dalam sebuah jumpa pers menjelang peluncuran UMN pada hari Senin (20/11) nanti, diangkatnya fisikawan Prof Yohanes Surya se bagai Rektor UMN, turut menjadi sorotan pertanyaan.

“Anda lebih piawai dalam bidang sains sampai-sampai melahirkan juara dunia olimpiade fisika. Tapi apa itu bukan sebuah anomali untuk mengelola kampus berfokus ICT di tengah maraknya kehadiran kampus serupa?” tanya seorang wartawan.

Rupanya pertanyaan itu memicu lahirnya penegasan tentang kekuatan dan ciri khas UMN kelak. Dengan tenang Yohanes Surya menguraikan bahwa pengembangan ICT sangat relevan dengan era nanoteknologi, di mana ilmu-ilmu dasar merupakan ruhnya. Kian menipisnya sumber daya alam meniscayakan ICT dan nanoteknologi sebagai bagian utama dari peradaban.

Bertumpu pada prinsip manajerial, pengelolaan UMN kelak terpusat pada sosok dan figur rektor. Pengelolaan untuk Fakultas Teknologi Informasi (TI) dipercayakan kepada seorang yang ahli di bidang itu.

Adalah Dr Ing Harianto Wijaya, lulusan summa cumlaude dari Jerman yang menjadi dekan fakultas tersebut. Fakultas TI, merupakan salah satu dari empat fakultas yang diasuh UMN. Tiga lainnya: Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ekonomi.

Harijanto menegaskan bahwa fokus kajiannya kelak bukanlah sekadar Teknologi Informasi yang statis. Dengan bertumpu pada prinsip ICT sebagai jaringan komunikasi mobile (bergerak), UMN akan tampil dengan kekuatan yang berbeda dibanding perguruan tinggi yang sudah duluan eksis.

Y Budi Susanto, Wakil Rektor III UMN, menambahkan bahwa dengan dukungan ilmu-ilmu dasar, fokus ICT diarahkan kepada kebutuhan industri. “Penguasaan ilmu dasar salah satu kriteria utama perekrutan mahasiswa. Karena, menguasai ilmu dasar beerarti kuat dalam logika,” kata Budi.

Sebagai institusi yang bertujun melahirkan insan cerdas dan berkepribadian luhur, pembelajaran lintas disiplin ilmu di UMN adalah keharusan. Dalam Fakultas Ilmu Komunikasi misalnya, akan ada mata kuliah sosiologi.

“Mata kuliah semacam ini diharapkan menjadi bekal mahasiwa sebelum mempelajari komunikasi antarpersona,” papar PM Winarno, Wakil Rektor I UMN.

Itikad mendirikan universitas bukanlah sebuah aksi latah-latahan dan gagah-gagahan. Bukan pula karena nekat.

Jajaran KKG bukannya tidak paham akan ketatnya persaingan merebut hati calon mahasiswa. Mereka bahkan optimistis meski diungkapkan data dari Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) bahwa saat ini 30-40 persen dari 2.679 perguruan tinggi swasta di Indonesia terancam “gulung tikar”.

“Justru di balik kelesuan itu, kami ingin berkontribusi lebih konkret untuk tak sekadar mencerdaskan bangsa, tetapi sudah pada taraf mencerahkan,” ujar August Parengkuan, penasihat pendirian UMN, seraya mengingatkan cita-cita para pendiri Kompas Gramedia.

Untuk merebut calon mahasiswa, salah satu kekuatan yang digunakan adalah sistem pembelajaran elektronik (e-learning). Sistem itu sudah dikerjasamakan dengan sejumlah pemerintah daerah, seperti Pangkal Pinang, Halmahera Utara, dan Papua. Daerah tersebut berjanji akan mengirim lima-enam lulusan SMA untuk kuliah di UMN tiap tahun.

Dengan demikian, yang kuliah di tahun-tahun pertama, di Wisma BNI 46 Jalan Sudirman Jakarta, bukan cuma anak-anak ibu kota tapi juga anak-anak bangsa dari berbagai daerah. (NAR/HRD)

Sumber: Kompas, 17/1/06

Explore posts in the same categories: Edukasi

8 Comments on “Universitas Multimedia Nusantara, Pencerahan di Abad Digital”

  1. dwihandoko Says:

    dengan hormat,
    Saya ingin mendaftarkan Anak saya di UMN untuk Fakultas Ilmu Komunikasi, tetapi saya belum bisa mendapatkan informasi besaran biayanya untuk masuk maupun kuliahnya nanti dan bagaimana cara pembayarannya, maklum keuangan saya terbatas..begitu pula dengan info pendaftaran serta formulir pendaftarannya serta jurusan apa saja yg ada di Fakultas Ilmu Komunikasi UMN .. mohon dapat dikirimkan ke alamat e-mail saya : dwihandoko@gmail.com atau via telp. ke 081510661188 (hp), 82414118 (rumah)
    terima kasih
    hormat saya : dwihandoko,perumahan pondok mitra lestari, jl kutilang blok C 12/10, jatirasa,jatiasih, bekasi

  2. Hutomo Triasmoro Says:

    Assalamualaikum,
    Saya ingin mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa UMN. Tapi sampai saat ini saya belum mendapat informasi mengenai tempat dan waktu pengambilan formulir, serta kapan jadwal pelaksanaan ujian.
    Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

  3. Editor Says:

    Sdr Hutomo, Anda dapat melihat web site http://www.unimedia.ac.id/

  4. Editor Says:

    Sdr Dwi Handoko, silakan kunjungi web site http://www.unimedia.ac.id/

  5. ridha erlina Says:

    ass,,
    sy ingin daftar jdi mahasiswa umn… tapi sy bingung…
    saya pelajar asal kalsel… dlm hal formulir pendaftaran apakah saya harus mendapatkannya ke kampus umnnya????…. atau ke grameg2 yg da jawa???….
    apakah tidak bs lewat internet transfer uang ke bank???…
    terimakasih…
    wass,,

  6. bagas Says:

    saya mau nanya berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk kuliah di umn dan apakah adabeasiswa bagi yang tidak mampu atau yang berprestasi? tolong kirimkan jawabannya ke alamat email saya, soer_potter@yahoo.co.id

  7. frsquella Says:

    guwe udah masuk dan udah jasi calon
    kongkret UMN tapi saya belom mem-FAX
    bukti transfer pembayaran uang kuliah
    kira2 gimana ya??
    guwe konfirm lewat telpon ga bisa…
    jadi mungkin lewat email aja kali ya,,,

    tolong jawabanya…
    FRISQUELLA
    CALON MAHASISWI JURUSAN FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
    (FIKOM)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: