Pada tahun 1961, David McClelland menulis buku terkenal yang berjudul Achieving Society. Di buku itu McClelland mengingatkan, suatu bangsa akan jatuh bila mengandalkan pemimpin-pemimpinnya (baca: menteri atau CEO) berdasarkan motif-motif afiliasi (baca: persekongkolan, kekerabatan, afiliasi politik) atau motif kekuasaan (bagi-bagi kuasa). Sebagai gantinya, bangsa-bangsa harus mulai berorientasi pada achievement (hasil/kinerja). Read the rest of this post »
Ekonomi R I Tanpa Sri Mulyani
Posted 10 May 2010 by EditorCategories: Rhenald Kasali, Uncategorized
Orang Pintar Plagiat
Posted 21 April 2010 by EditorCategories: Rhenald Kasali
Maraknya plagiarisme yang dilakukan orang-orang pintar di negeri ini menimbulkan keprihatinan yang besar di kalangan pendidik. Masalahnya, itu justru dilakukan para pendidik yang harus memberi contoh dan sehari-hari melarang anak-anak didiknya mengopi, mengganti nama, memanipulasi, atau sekadar mengutip tanpa menyebut sumber. Read the rest of this post »
Hormati Tubuh Perempuan
Posted 21 April 2010 by EditorCategories: Nursyahbani Katjasungkana
Perjuangan perempuan untuk pengakuan hak seksual dan kesehatan reproduksi sejak paruh abad lalu telah banyak dicapai. Hak mengatur jarak dan jumlah kelahiran telah diakui banyak negara. Kriminalisasi aborsi yang bersumber pada kepercayaan dan diperkuat sumpah Hypocrates bahwa kehidupan dimulai sejak pembuahan, mulai ditinggalkan. Read the rest of this post »
Sembilan Ketidak-otentikan Yudhoyono
Posted 10 March 2010 by EditorCategories: Artikel, Eep Saefulloh Fatah
Mengapa dalam beberapa bulan terakhir dinamika politik Indonesia berkembang dengan begitu mencemaskan? Beberapa kasus, seperti kriminalisasi terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah) serta Bank Century, tak terkelola secara layak.
Ada banyak faktor yang terlibat dan ada banyak kemungkinan jawaban atas pertanyaan itu. Namun, salah satu faktor yang berperan besar adalah absennya kepemimpinan kuat yang mampu menyelesaikan segenap urusan dengan tegas dan lekas. Read the rest of this post »
Mencemaskan Kualitas Guru Besar
Posted 7 March 2010 by EditorCategories: Agoes Soegianto, Artikel, Edukasi, Iptek
MENTERI Pendidikan Nasional (Mendiknas) M. Nuh mengatakan bahwa guru besar Indonesia belum mumpuni. Pernyataan itu disampaikan ketika Mendiknas mengadakan pertemuan dengan kalangan media di Surabaya beberapa waktu lalu, sehubungan dengan banyaknya pengukuhan guru besar (gubes) yang diselenggarakan perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS).
Mendiknas menyatakan bahwa syarat menjadi gubes relatif mudah. Seorang dosen (PTN maupun PTS) yang memiliki ijazah S-3 dapat mengajukan jabatan menjadi gubes dengan melampirkan sejumlah angka kredit di bidang tridarma perguruan tinggi yang telah diperoleh. Read the rest of this post »